test


Penyebab Buta Warna dan Cara Mendiagnosis Buta Warna

Buta warna adalah berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna yang utamanya diturunkan oleh otang tua terhadap anak sejak kelahiran. kebanyakan orang yang mengalami buta warna akan kesulitan untuk mengetahui warna hijau, merah, biru dan kombinasi beberapa warna sekaligus. Penyebab buta warna selain faktor genetik, juga bisa disebabkan oleh beberapa hal dibawah ini:




  • Faktor Usia


Seiring berjalanya waktu, akibat bertambahnya usia maka penglihatan terhadap warna akan semakin menurun. Biasanya terjadi pada usia diatas 60-70 tahun keatas, dan ini faktor alami sehingga tidak perlu dicemaskan secara serius.




  • Bahan Kimia


Bahan alami yang bisa mengakibatkan terjadinya buta warna adalah karbon disulfida dan pupuk.




  • Efek Mengkonsumsi Obat-obatan


Penyebab buta warna yang terakhir adalah karena efek samping mengkonsumsi obat, seperti dixogin, phenytoin, klorukuin, dan sildenafil. Namun tidak perlu cemas, karena mata akan kembali normal setelah anda berhenti dlaam mengkonsumsi obat diatas.



Untuk mediagnosis  dan melakukan perawatan terhadap buta warna itu ada dua langkah yang bisa anda ambil, yaitu:




  • Tes Ishihara


yang pertama adalah dengan test ishihara, yaitu test untuk mendiagnosis buta warna, namun test ini hanya bisa mendiagnosis kebutaan terhadap warna merah-hijau. Penderita buta warna akan ditest dengan mengenali angka yang terbentuk dari titik-titik berwarna.




  • Tes Penyusunan


Tes ini dilakukan dengan menyusun obyek berwarna dalam susunan gradasi warna yang berbeda-beda. Lalu pasien atau penderita akan diminta menyusun benda berwarna tersebut sesuai dengan gradasi warna yang dilihatnya.



Akan lebih baik untuk mengetahui buta warna itu sejak dini lalu konsultasikan dengan dokter agar anda dapat penanganan dini.



Itulah penyebab dan cara mendiagnosis buta warna. Semoga bermanfaat bagi anda semua

Reactions:

Post a Comment Blogger Disqus

 
Top